Sunday, March 2, 2014

Bls: [Diskusi HRD Forum] Mohon saran untuk case yang ada diperusahaan saya

 


Dear Bu Merry,
 
Saya sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Ary Rismy. Dan ada sedikit tambahan, bahwa untuk kecelakaan kerja, pelaporannya harus dibuat dalam waktu 1x24 jam paska kecelakaan. Yang dimaksud dengan pelaporan ini adalah menggunakan form dari Jamsostek. Pelaporan ini bukan merupakan pengurusan klaim, karena klaim baru dapat dilakukan setelah didapatkan hasil pengobatan yang optimal, misal apakah pekerja yang mengalami kecelakaan ini sembuh, mengalami cacat sebagian, cacat permanen atau meninggal.

Lebih lanjut, karena kebetulan saya adalah seorang praktisi kesehatan kerja jadi sy coba untuk memberikan sedikit informasi tentang evaluasi kembali bekerja.
Sehubungan dengan pengaturan 'Return to Work Evaluation' atau evaluasi kembali bekerja, baik paska kecelakaan ataupun paska perawatan di rumah sakit, rekan2 HR sangat membutuhkan bantuan dari sejawat Dokter, dalam hal ini dokter perusahaan, dokter spesialis Okupasi (Kedokteran Kerja) maupun dokter yang merawat.
Evaluasi ini sangat diperlukan untuk dapat mengoptimalkan kinerja dari karyawan ybs saat memulai kembali pekerjaannya. Hasil dari evaluasi tersebut setidaknya dapat memberikan estimasi yang cukup akurat mengenai lama perawatan, kemungkinan komplikasi dari kecelakaan / sakit yang diderita karyawan ybs, kapankah seorang karyawan dapat kembali bekerja paska perawatan tersebut, dan yang terpenting adalah apakah karyawan tsb dapat langsung kembali ke aktivitas semula atau masih memerlukan pembatasan tertentu.
Dengan demikian, seharusnya pernyataan karyawan tentang dia 'belum mau' masuk karena masih sakit dapat dibuktikan secara objektif berdasarkan hasil evaluasi dari dokter tadi.
Demikian Bu Merry, semoga dapat bermanfaat.

Regards,
Liem JF


Pada Kamis, 27 Februari 2014 17:46, ary rismy <aryrismy@hotmail.com> menulis:
 
Dear mbak Merry,

Dengan membuat surat keterangan dan absensi sendiri saja sudah termasuk dalam kategori pemalsuan.
Mbak merry bisa menyampaikan ke karyawan tersebut bahwa memalsukan surat keterangan dan absensi dengan stempel perusahaan tanpa hak merupakan tindak pidana dan bisa diteruskan ke meja hijau. Terserah dia mau pilih yang mana.

Jika ada kecelakaan kerja, perusahaan wajib melaporkan ke Jamsostek sesegera mungkin dengan mengisi laporan kecelakaan kerja di form Jamsostek. Begitupula setelah karyawan dinyatakan sembuh dan bisa bekerja kembali sebagai dasar untuk penggantian ke Jamsostek.

Akan lebih baik mbak Merry menginvestigasi lebih lanjut motif sebenarnya dari karyawan tersebut. Apakah ingin sekedar menuntut ganti rugi pengobatan atau ada motif ekonomi lain.

Regards,
Ary Rismy

Sent from my Windows Phone

From: merry natalie
Sent: ‎27/‎02/‎2014 16:56
To: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Subject: [Diskusi HRD Forum] Mohon saran untuk case yang ada diperusahaan saya

 
Dear Rekan HR,

Mohon solusi untuk case yang terjadi di perusahaan saya. Berikut permasalahannya.

Pada bulan November lalu salah satu staff finance di perusahaan tempat saya bekerja terjatuh dari tangga perusahaan dan mengalami luka sobek 5 jahitan dibagian dagunya, sehingga harus diantar ke rumah sakit untuk pengobatan. setelah 1 minggu diberikan istirahat, pada saat diminta masuk oleh atasan nya karyawan tersebut tidak mau dan berdalih masih sakit. Dan dia menentukan sendiri kapan dia bisa masuk kerja. Saat itu perusahaan sudah mentolerir dia dan mengikuti dia, tidak masuk selama 2 minggu lebih.
Setelah beberapa hari dia masuk tiba-tiba dia sudah membawa formulir klaim jamsostek yang sudah diisi dan distempel sendiri tanpa meminta ijin dari perusahaan maupun atasannya.

Saat itu meminta saya sebagai HRD untuk menandatangani, namun pada saat saya ingin membaca dokument tersebut dihalangi dan semua dokument tersebut ditarik kembali oleh karyawan tersebut. Pada saat itu saya sebagai HRD berfikir karyawan tersebut tidak berniat serius untuk klaim. dan sepengetahuan saya untuk klaim Jamsostek seharusnya diurus oleh perusahaan bukan oleh karyawan.

Namun 3 bulan setelah kejadian tersebut, tepatnya 24 Februari yang lalu karyawan tersebut datang kembali untuk meminta tanda tangan saya (HRD), pada saat saya baca semua surat/dokument yang dia buat, dalam dokument tersebut dia membuat surat keterangan dan absensi sendiri tanpa ada approval dari atasan maupun pihak HRD dan semua berkas sudah distempel. Dan seperti berkas tersebut sudah pernah dilaporkan ke pihak jamsostek namun dikembalikan karena tidak ada tanda tangan dari HRD.
Saat itu Perusahaan berpikir hal tersebut sudah menyalahi aturan dengan mengambil stempel dan membuat absensi sendiri.

Saat itu kami orang office berkonsultasi dengan pimpinan perusahaan, dalam hal ini pemilik perusahaan. Dan pemilik perusahaan meminta karyawan tersebut untuk mengundurkan diri saat itu juga.

Namun pada saat diminta membuat surat pengunduran diri, karyawan tersebut berkeberatan dan justru memberikan 2 pilihan untuk perusahaan, yaitu :
1. membantu klaim jamsostek tersebut
2. mengadukan ke pihak disnaker mengenai dihalangi untuk klaim jamsostek

Yang mau saya tanyakan, untuk masalah tersebut apakah perusahaan bersalah? karena pada dasarnya perusahaan tidak pernah menghalangi karyawan tersebut untuk klaim, namun karyawan tersebut tidak mengizinkan perusahaan untuk membaca semua form klaim yang dibuat dan hanya meminta HRD untuk menandatangani. HRD mana yang mau menandatangani suatu berkas tanpa membaca terlebih dahulu.
Dan perusahaan sudah mengaanggap karyawan tersebut sudah mencuri stempel dan membuat data absensi sendiri dan tidak mau membantu proses jamsostek karena sudah bukan karyawan.

Demikian saya sampaikan, mohon pencerahannya

Regards,
Merry





Warm Regards,
Merry Christy


__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (3)
Ikutilah HR Brotherhood - Super BootCamp, angkatan ke-6
8-9 Maret 2014 di Bogor, Jawa Barat
daftar hari ini juga sebelum penuh !!
--
Agenda Training HRD Forum bulan ini :
http://hrd-forum.com/services/training/public-training/
---
Ingin membaca Arsip Diskusi HRD di BLOG?
http://diskusi-hrd-forum.blogspot.com/
---
Millist ini didedikasikan untuk INDONESIA-KU !
HRD Forum - Training HRD dan Konsultan HRD Indonesia
---
Jasa Pelayanan :
Melayani Jasa pembuatan SOP, Job Description, struktur gaji, job evaluasi, KPI, desain kompetensi, Set Up HR System
Payroll System, Training Needs Analysis, Recruitment & Selection, Publik Training & In House Training, Pendampingan & Konsultasi HR
Dsb yg masih dalam area HRD
----
Lowongan Kerja Associated Trainer & Konsultan HRD Forum
--- Berminat menjadi trainer & Konsultan freelance HRD Forum ?
--- Mempunyai keahlian & pengalaman mengajar di bidang HR ?
Kirim CV anda ke ; HRD.Forum@gmail.com ; Subject : Freelance Trainer
cantumkan Topik-topik training yang dikuasai
---
HRD Forum Youtube
http://www.youtube.com/watch?v=ASRi20cGbZI
http://www.youtube.com/watch?v=xmDV6EuTBwY
---
Komunitas HRD Terbesar di Indonesia : Diskusi-HRD@yahoogroups.com ;
Untuk bergabung kirimkan email kosong ke : Diskusi-HRD-subscribe@yahoogroups.com
---
YM : hrdforum
Facebook HRD Forum : http://www.facebook.com/hrdforum
Website HRD Forum : www.HRD-Forum.com
---
BLOG HRD :
http://hr-expert.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
http://kpi-owner.blogspot.com/
http://compensations.blogspot.com/
http://free-toefl-test.blogspot.com/
http://diskusi-hrd-forum.blogspot.com/
---
BLOG Lowongan Kerja :
http://bursakerjaku.blogspot.com/
http://newsjobvacancy.blogspot.com/
http://iklanlowonganhrd.blogspot.com/
---
Our Partner Network :
www.CreaBA.com
www.Informasi-Training.NET
www.Diskusi-HRD.com
www.WhiteHouse-Institute.com
www.KlikHRD.com
www.Cari-Training.com
---
www.HRD-Forum.com
Your Strategic Partner
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment