Thursday, February 27, 2014

Re: Bls: [Diskusi HRD Forum] Owner Kabur, Apa yang harus direksi & karyawan lakukan untuk menuntut HAK?

 

Dear Sdr Niar dan rekan sekalian,


Pertanyaan No. 1, apakah bisa seorang direktur resign dari kantor tanpa RUPS?

UU No. 40 Tahun 2007 Pasal 107:
Dalam anggaran dasar diatur ketentuan mengenai:
a. tata cara pengunduran diri anggota Direksi;
b. tata cara pengisian jabatan anggota Direksi yang lowong; dan
c. pihak yang berwenang menjalankan pengurusan dan mewakili Perseroan dalam hal seluruh anggota Direksi berhalangan atau diberhentikan untuk sementara.

Penjelasan Pasal 107 Huruf a di atas mengatakan sbb:
Tata cara pengunduran diri anggota Direksi yang diatur dalam anggaran dasar dengan pengajuan permohonan untuk mengundurkan diri yang harus diajukan dalam kurun waktu tertentu. Dengan lampaunya kurun waktu tersebut, anggota Direksi yang bersangkutan berhenti dari jabatannya tanpa memerlukan persetujuan RUPS.

Saran saya, dipelajari dulu baik-baik Anggaran Dasar perusahaannya.


Pertanyaan No. 2, apakah jika dilaporkan ke pihak ketiga, Direktur HR tsb ikut terbawa-bawa kasus kantor?

Bisa jadi, sepanjang memenuhi alasan-alasan sebagaimana yang diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 Pasal 92 dan Pasal 97 untuk urusan perdatanya dan Pasal 155 untuk urusan pidananya. Dan yang perlu diingat, yang kena adalah Direktur HR "yang melakukan", berarti melekat pada orang yang melakukan. Kalaupun orang yang melakukan sudah mundur ataupun tidak menjabat lagi tetap dia yang dikejar, bukan penggantinya.

Pasal 92
(1) Direksi menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Pasal 97
(1) Direksi bertanggung jawab atas pengurusan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (1).
(2) Pengurusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib dilaksanakan setiap anggota Direksi dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab.
(3) Setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian Perseroan apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuansebagaimana dimaksud pada ayat (2).
(4) Dalam hal Direksi terdiri atas 2 (dua) anggota Direksi atau lebih, tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berlaku secara tanggung renteng bagi setiap anggota Direksi.
(5) Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) apabila dapat membuktikan:
a. kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;
b. telah melakukan pengurusan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;
c. tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan kerugian; dan
d. telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.

Pasal 155
Ketentuan mengenai tanggung jawab Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kesalahan dan kelalaiannya yang diatur dalam undang-undang ini tidak mengurangi ketentuan yang diatur dalam undang-undang tentang Hukum Pidana.


3. Bagaimana langkah yang dilakukan sbg karyawan & Direktur HR?

a. Segera penuhi ketentuan hukum ketenagakerjaan yang dipersyaratkan:
- Daftarkan karyawan ke Jamsostek.
- Buat perjanjian kerja dengan karyawan.
- Buat Peraturan Perusahaan.
- Buat perjanjian kerja bersama dengan karyawan mengenai program efisiensi perusahaan karena terkait dengan salary yang down grade dan jangka waktu nya seperti apa.

b. Surati Dewan Komisaris dan Pemegang Saham tentang kondisi:
- Keberadaan Managing Director yang tidak jelas; dan
- Program Efisiensinya seperti apa.
Dan ajukan untuk segera dilakukan RUPS Luar Biasa.

Demikian dulu sementara ini, mudah-mudahan bermanfaat.

Best Regards,
Mangara T. Sidabutar
Human Resources Management
http://talent-effectiveness-institute.com/
"The most important thing is not how long we live, but how important our life is for others"


On Friday, February 28, 2014 10:58 AM, "lesmana.sys7@gmail.com" <lesmana.sys7@gmail.com> wrote:
 
Dear niar

Seorang direktur di angkat setelah adanya RUPS yang agendanya adalah pengangkatan seseorang d dalam perseroan dan di buat aktanya di notaris, jadi apabila seorang direktur resgn maka harus di adakan RUPS yang agendanya adalah pengunduran diri seorang drektur dan mengangkat direktur baru yg kemudian di buatkan akta d notaris serta d buatkan SK Menkeh.

Mengenai apabila dilaporkan ke pihak berwajib, karna direktur tercatat dalam akta perusahaan, mka direktur akan terbawa dalam kasus ini, setidaknya sebagai saksi.

Untuk langkah yang diambil, saran saya konsultasikan dengan notaris.

Demikian masukan dari saya
BR
Lesmana siswAra
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: ramli_ps@ymail.com
Sender: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Feb 2014 10:59:56 +0000
To: <Diskusi-HRD@yahoogroups.com>
ReplyTo: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [Diskusi HRD Forum] Owner Kabur, Apa yang harus direksi karyawan lakukan untuk menuntut HAK?

 
Pak Simon, bukannya kalau lapor polisi Direktur HR juga harus bertanggungjawab karna nama ada di akte notaris ? Salam Perubahan / Ramli Sitorus.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Simon Sibarani <yosibara_consultant@yahoo.co.id>
Sender: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Feb 2014 18:35:26 +0800 (SGT)
To: <Diskusi-HRD@yahoogroups.com>
ReplyTo: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Subject: Bls: [Diskusi HRD Forum] Owner Kabur, Apa yang harus direksi karyawan lakukan untuk menuntut HAK?

Rekan Niar,
Ikut prihatin dengan masalah yang anda hadapi
Menyimak kasu yang digambarkan, saran saya, coba dari pihak karyawan (perwakilan) melaporkan kepada penegak hukum (polisi) bahwa manajemen, khususmua Direktur yang kabur, telah melakukan tindak pidana penggelapan. 
Mengenai Direktur HR, kalau dia memang tidak ikut bersekongkol, ya tidak perlu taku
Mengenai Direktur yang kabur, biarlah polisi yang mencari dan memasukkannya dalam daftar DPO. Itu kan bidangnya polisi

Demikian saran saya, dan kalau ada saran dari rekan lain, monggo
 
Simon J. Sibarani
twitter@yosibara


Pada Rabu, 26 Februari 2014 16:03, Rosmeiniar Ulfa <rosmeiniar@gmail.com> menulis:
 
Selamat sore Pakar HR & Hukum,
Saya ingin cerita dan bertanya mengenai kasus yang terjadi di Perusahaan saya bekerja sebelumnya.
Sebut saja perusahaan tsb dgn Perusahan A.
Perusahaan A tidak ada PP yang disahkan depnaker, tidak ada jamsostek, tidak ada kontrak kerja antara Perusahaan dgn Karyawan.
Saat ini, per 01 Feb 2014 Management Perusahaan memutuskan untuk merumahkan seluruh karyawan dgn alasan efisiensi. Perusahaan berjanji akan tetap membayar salary karyawan dgn ada nya penurunan salary (downgrade) yang besar nilai nya belum ada kesepakatan antara Perusahaan dgn Karyawan hingga saat ini.
Direktur HR tidak bisa berbuat apa-apa karena owner (Managing Director) dari tanggal 31 Januari 2014 hingga saat ini tidak pernah hadir dikantor dan no tlp/HP tidak bisa dihubungi.
Direktur HR tsb ingin lepas dari kantor namun terbentrok dgn nama beliau di Akta Notaris.
Pertanyaan saya :
1. Apakah bisa seorang direktur resign dari kantor tanpa RUPS?
2. Apakah jika dilaporkan ke pihak ketiga, Direktur HR tsb ikut terbawa-bawa kasus kantor?
3. Bagaimana langkah yang dilakukan sbg karyawan & Direktur HR?
Sebagai informasi, Direktur HR tsb memang tidak paham HR krn beliau sebelumnya adalah Direktur Finance (background Finance) yang diminta untuk membantu HR juga.
Mohon pencerahannya..
Terima kasih
Salam,
Niar




__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (8)
Ikutilah HR Brotherhood - Super BootCamp, angkatan ke-6
8-9 Maret 2014 di Bogor, Jawa Barat
daftar hari ini juga sebelum penuh !!
--
Agenda Training HRD Forum bulan ini :
http://hrd-forum.com/services/training/public-training/
---
Ingin membaca Arsip Diskusi HRD di BLOG?
http://diskusi-hrd-forum.blogspot.com/
---
Millist ini didedikasikan untuk INDONESIA-KU !
HRD Forum - Training HRD dan Konsultan HRD Indonesia
---
Jasa Pelayanan :
Melayani Jasa pembuatan SOP, Job Description, struktur gaji, job evaluasi, KPI, desain kompetensi, Set Up HR System
Payroll System, Training Needs Analysis, Recruitment & Selection, Publik Training & In House Training, Pendampingan & Konsultasi HR
Dsb yg masih dalam area HRD
----
Lowongan Kerja Associated Trainer & Konsultan HRD Forum
--- Berminat menjadi trainer & Konsultan freelance HRD Forum ?
--- Mempunyai keahlian & pengalaman mengajar di bidang HR ?
Kirim CV anda ke ; HRD.Forum@gmail.com ; Subject : Freelance Trainer
cantumkan Topik-topik training yang dikuasai
---
HRD Forum Youtube
http://www.youtube.com/watch?v=ASRi20cGbZI
http://www.youtube.com/watch?v=xmDV6EuTBwY
---
Komunitas HRD Terbesar di Indonesia : Diskusi-HRD@yahoogroups.com ;
Untuk bergabung kirimkan email kosong ke : Diskusi-HRD-subscribe@yahoogroups.com
---
YM : hrdforum
Facebook HRD Forum : http://www.facebook.com/hrdforum
Website HRD Forum : www.HRD-Forum.com
---
BLOG HRD :
http://hr-expert.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
http://kpi-owner.blogspot.com/
http://compensations.blogspot.com/
http://free-toefl-test.blogspot.com/
http://diskusi-hrd-forum.blogspot.com/
---
BLOG Lowongan Kerja :
http://bursakerjaku.blogspot.com/
http://newsjobvacancy.blogspot.com/
http://iklanlowonganhrd.blogspot.com/
---
Our Partner Network :
www.CreaBA.com
www.Informasi-Training.NET
www.Diskusi-HRD.com
www.WhiteHouse-Institute.com
www.KlikHRD.com
www.Cari-Training.com
---
www.HRD-Forum.com
Your Strategic Partner
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment